SPREADSHEET (Informatika kelas 8)
1. Dasar Aritmatika & Penamaan Sel
Sebelum masuk ke rumus rumit, kamu harus paham "peta" dan "alat hitung" dasar di spreadsheet.
Penamaan Sel
Kolom (Column): Ditandai dengan Huruf (A, B, C, ...).
Baris (Row): Ditandai dengan Angka (1, 2, 3, ...).
Sel (Cell): Pertemuan antara kolom dan baris. Contoh: B5 berarti kolom B baris 5.
Operator Dasar
Spreadsheet menggunakan simbol matematika standar untuk menghitung:
Penjumlahan (+):
=A1+B1Pengurangan (-):
=A1-B1Perkalian (*):
=A1*B1Pembagian (/):
=A1/B1
Penting: Setiap formula WAJIB diawali dengan tanda sama dengan (
=). Jika tidak, spreadsheet hanya akan menganggapnya sebagai teks biasa.
2. Referensi Sel: Relatif vs Absolut
Pernahkah kamu menyalin (copy-paste) rumus lalu hasilnya jadi berantakan? Itu karena masalah "penguncian" sel.
Referensi Relatif (A1): Jika rumus di-copy ke bawah, barisnya akan berubah otomatis (A1 jadi A2, A3, dst).
Referensi Absolut ($A$1): Menggunakan tanda dollar ($) untuk mengunci posisi.
$A$1: Mengunci kolom dan baris (tidak akan berubah saat di-copy ke mana pun).A$1: Hanya mengunci baris.$A1: Hanya mengunci kolom.
3. Fungsi Statistik Dasar (SUM, AVERAGE, MAX, MIN)
Fungsi-fungsi ini digunakan untuk mengolah sekumpulan data (rentang/range).
| Fungsi | Kegunaan | Contoh Kasus |
| SUM | Menjumlahkan seluruh angka. | Menghitung total uang kas kelas. |
| AVERAGE | Menghitung rata-rata. | Mencari nilai rata-rata ujian siswa. |
| MAX | Mencari nilai tertinggi. | Mencari siapa skor tertinggi di game. |
| MIN | Mencari nilai terendah. | Mencari harga barang termurah. |
Contoh Penggunaan:
Jika kamu punya nilai di sel A1 sampai A10:
=SUM(A1:A10) -> Menghitung total semua nilai tersebut.
4. Fungsi Pencarian (VLOOKUP & HLOOKUP)
Fungsi ini adalah "detektif" di spreadsheet. Digunakan untuk mencari data di tabel lain berdasarkan kata kunci.
VLOOKUP (Vertical Lookup)
Digunakan jika tabel referensi disusun secara tegak lurus (kolom).
Rumus:
=VLOOKUP(kunci_pencarian, rentang_tabel, indeks_kolom, [is_sorted])Contoh: Mencari nama siswa berdasarkan NIS.
HLOOKUP (Horizontal Lookup)
Digunakan jika tabel referensi disusun secara mendatar (baris).
Rumus:
=HLOOKUP(kunci_pencarian, rentang_tabel, indeks_baris, [is_sorted])Contoh: Mencari besaran diskon berdasarkan periode bulan yang disusun menyamping.
5. Studi Kasus: Problem Solving
Mari kita terapkan materi di atas ke dalam satu masalah nyata:
Masalah:
Kamu sedang mengelola toko buku. Kamu punya daftar harga, tapi ingin menghitung total belanjaan pelanggan secara otomatis setelah dipotong diskon.
Data:
Harga Buku (B2): Rp50.000
Jumlah Beli (C2): 2
Diskon (D2): 10%
Langkah Solusi:
Hitung Subtotal:
=B2*C2(Hasil: Rp100.000)Hitung Nominal Diskon:
=(B2*C2)*D2(Hasil: Rp10.000)Total Akhir:
=(B2*C2)-((B2*C2)*D2)atau lebih simpelnya jika Subtotal ada di E2:=E2-(E2*D2)